Kamis, 09 April 2020

MAKALAH BIOKIMIA FARMASI “MANFAAT DAN BAHAYA LEMAK PANGAN (YANG DIKONSUMSI) BAGI TUBUH”


MAKALAH BIOKIMIA FARMASI
“MANFAAT DAN BAHAYA LEMAK PANGAN (YANG DIKONSUMSI) BAGI TUBUH”

Dosen : Dr. Prima Endang Susilo. M. Si

DISUSUN OLEH :
NAMA       :         SRIMULIANA
NIM            :         O1A1 19 051
KELAS       :         B




PROGRAM STUDI S1 FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS FARMASI
KENDARI
2020



Kata Pengantar
Assalamualaikum  wr.wb
Puji dan syukur marilah selalu kita haturkan atas kehadirat Tyhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Biokimia yang membahas tentang “Manfaat Dan Bahaya Lemak Pangan (Yang Dikonsumsi) Bagi Tubuh”
Dalam penyusunan makalah ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu,penulis mengucapkan terima kasih.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna, maka saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.





Kendari,       April 2020


Penulis




Daftar Pustaka

Cover.............................................................................................................................. i
Kata pengantar................................................................................................................ ii
Daftar pustaka................................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................. 1
A.    Latar Belakang.................................................................................................... 2
B.     Rumusan Masalah............................................................................................... 2
C.     Tujuan ................................................................................................................ 2
D.    Manfaat............................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................. 3
A.    Definisi dari lipid................................................................................................ 3
B.     Klasifikasi dan jenis lipid.................................................................................... 3
C.     fungsi lipid pangan............................................................................................. 6
D.    Bagaimana  bahaya lipid..................................................................................... 7
BAB III PENUTUP                                                                                                        9
A.    Kesimpulan                                                                                                          9
B.     Saran                                                                                                                     9
Daftar Pustaka................................................................................................................ 10









BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
            Lipid adalah nama suatu golongan senyawa organik yang meliputi sejumlah senyawa yang terdapat di alam yang semuanya dapat larut dalam pelarut-pelarut organik. Pelarut organik yang dimaksud adalah pelarut organik nonpolar, seperti benzen, pentana, dietil eter, dan karbon tetraklorida. Dengan pelarut-pelarut tersebut lipid dapat diekstraksi dari sel dan jaringan tumbuhan ataupun hewan. Lipid didefinisikan sebagai senyawa yang tak larut dalam air yang diekstrak dari organisme hidup menggunakan pelarut yang kepolarannya lemah atau pelarut non polar. Definisi ini berdasarkan atas sifat fisik, berlawanan dengan definisi protein, karbohidrat, maupun asam nukleat yang berdasarkan atas struktur kimianya. Istilah lipid mencakup berbagai macam kelompok senyawa yang berbeda-beda strukturnya. Seperti halnya karbohidrat dan protein, lemak merupakan sumber energi bagi tubuh. Besarnya energi yang dihasilkan per gram lemak adalah lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat atau 1 gram protein. 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori (kal).Lemak dalam makanan merupakan campuran lemak heterogen yang sebagian besar terdiri dari trigliserida. Triglesirida disebut lemak jika pada suhu ruang berbentuk padatan, dan disebut minyak jika pada suhu ruang berbentuk cairan. Triglesirida merupakan campuran asam-asam lemak, biasanya dengan panjang rantai karbon sebanyak 12-22 dengan jumlah ikatan rangkap dari 0-4. Dalam lemak makanan juga terdapat sejumlah kecil fosfolipid, sfingolipid, kolesterol, dan fitosterol. Lemak yang akan dibicarakan disini adalah lemak netral yang merupakan ester dari gliserol dan asam lemak. Gliserol mempunyai 3 gugusan hidroksil dimana masing-masing akan mengikat 1 molekul asam lemak yang disebut trigliserol. Lipid mengacu pada golongan senyawa hidrokarbon alifatik nonpolar dan hidrofobik. Karena nonpolar, seperti alkohol, eter, atau kloroform. Fungsi biologis terpenting lipid diantaranya untuk menyimpan energi, sebagai komponen struktural membran sel, dan sebagai pensinyalan molekul.
            Lipid merupakan komponen yang memilik peranan biologis penting dalam yakni sebagai komponen struktur membrane, lapisan pelindung pada beberapa jasad, bentuk energy cadangan, sebagai lapisan pelindung, dan lain sebagainya ,oleh karena itu untuk menggambarkan kegunaan dan fungsi lipid, dan segala aspeknya dibutuhkan pengkajian yang ilmiah dan relevan. karna dari itulah pada makalah ini akan diulas tentang tentang fungsi lipid, penggolongan lipid, reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada lipid, dan lain sebagainya.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa definisi dari lipid?
2.      Bagaimana klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid?
3.      apa fungsi lipid pangan?
4.      Bagaimana  bahaya lipid?
C.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui definisi dari lipid
2        Untuk mengetahui klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid
3        Untuk mengetahui fungsi lipid pangan
4        Untuk mengetahui  bahaya lipid
D. Manfaat
1.      Untuk mengetahui definisi dari lipid
2.      Untuk mengetahui klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid
3.      Untuk mengetahui fungsi lipid pangan
4.      Untuk mengetahui  bahaya lipid












BAB II
PEMBAHASAN

A.    Definisi Lipid
Lipid adalah sekelompok senyawa non heterogen yang meliputi asam lemak dan turunannya, lemak netral (trigliserida), fosfolipid serta sterol. Lipid memiliki  arti lain sebagai  kelompok besar biomolekul dengan gugus fungsional karboksil (-COOH)  atau gugus ester (-COOR), yang tidak dapat larut dalam air, tapi larut dalam larutan non polar, seperti eter, aseton, bensin, karbon tetraklorida, dan lain sebagainya.  Lipid akan larut dalam pelarut organik seperti aseton, alkohol, kloroform, eter, dan benzena.  Lipid  dikelompokkan berdasarkan struktur dan karakteristik non polarnya menjadi lemak (fat), lilin, fosfolipid, sfingolipid, glikolipid, eikosanoat, steroid, lipoprotein, dan vitamin yang larut di dalam lemak. Beberapa jenis lipid memiliki gugus polar dan non polar, sehingga lipid bersifat amfipatik akan membentuk misel di dalam air.
Sifat yang dimiliki lipid diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Hidrolisis dari lipid akan menghasilkan asam lemak yang berperan pada metabolisme tumbuhan dan hewan. 
2.      Lipid tidak larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik (benzena, eter, aseton, kloroform, dan karbontetraklorida) 
3.      Lipid mengandung unsur-unsur karbon, hidrogen, oksigen. Beberapa jenis lipid juga memiliki kandungan nitrogen dan fosfor 
4.      Lipid tidak mempunyai satuan yang berulang, tidak seperti karbohidrat dan protein

B.     Klasifikasi dan Jenis-jeni Lipid
BLOOD membagi Lipid dalam 3 golongan besar, yaitu :
1.      Lipid sederhana, yaitu : ester asam lemak dengan berbagai alcohol.
a.       Lemak (gliserida) : ester asam lemak dengan gliserol. Lemak yang berada dalam keadaan cair dikenal sebagai minyak.
b.      Malam (lilin=waxes) : ester asam lemak dengan alcohol tinggi biasanya monohidroksi alcohol tinggi.
2.      Lipid Kompleks, yaitu ester asam lemak yang mengandung gugus lain disamping alcohol dan asam lemak.
a.       Fosfolipid : kelompok lipid yang selain mengandung asam lemak dan alcohol, juga mengandung residu asam fosfat. Lipid ini sering mempunyai basa yang mengandung nitrogen dan sustituen lain, misalnya gliserofosfolipid, alcohol yang dimilikinya gliserol, dan alcohol pada sfingofosfolipid adalah sfingosin.
b.      Glikolipid (glikosfingolipid) : kelompok lipid yang mengandung asam lemak, sfingosin, dan karbohidrat.
c.       Lipid kompleks lain : contohnya : sulfolipid, aminolipid, dan lipoprotein.
3.      Derivate Lipid, yaitu senyawa yang dihasilkan oleh proses hidrolisis lipid seperti asam lemak, gliserol, dan sterol, aldehida lemak, vitamin larut lemak, dan hormone
Jenis-Jenis Lipid
1.      Asam lemak Asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. Adapun rumus umum dari asam lemak adalah: CH (CH ) COOH    atau     C H -COOH Rentang ukuran dari asam lemak adalah C sampai dengan C . Ada dua macam asam lemak yaitu:
a.       Asam lemak jenuh ( s a t u r a t e d f a t t y a c i d )           Asam lemak jenuh, yaitu asam lemak yang semua ikatan atom karbon pada rantai karbonnya berupa ikatan tunggal (jenuh). Contoh: asam laurat, asam palmitat, dan asam stearat.
b.      Asam lemak tak jenuh ( u n s a t u r a t e d f a t t y a c i d )           Asam lemak tak jenuh, yaitu asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada rantai karbonnya. Contoh: asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.
            Adapun rumus struktur dan rumus molekul beberapa asam lemak dapat dilihat pada tabel:  
2.      Gliserida Terdiri atas gliserida netral dan fosfogliserida :
a.       Gliserida netral (lemak netral) Gliserida netral adalah ester antara asam lemak dengan gliserol. Fungsi dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak atau minyak). Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1, 2 atau 3 asam lemak yang tidak harus sama. Jika gliserol berikatan dengan 1 asam lemak disebut monogliserida, jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam lemak dinamakan trigliserida. Trigliserida merupakan cadangan energi penting dari sumber lipid.
            Lemak dan minyak keduanya merupakan trigliserida. Adapun perbedaan sifat secara umum dari keduanya adalah:
b.      Fosfogliserida (fosfolipid) Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak. Penggunaan fosfogliserida adalah:
1)      Sebagai komponen penyusun membran sel
2)       Sebagi agen emulsi
c.       Lipid Kompleks Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain. Contoh penting dari lipid kompleks adalah lipoprotein dan glikolipid.
d.      N o n g l i s e r i d a Lipid jenis ini tidak mengandung gliserol. Jadi asam lemak bergabung dengan molekulmolekul non gliserol. Yang termasuk ke dalam jenis ini adalah sfingolipid, steroid, kolesterol dan malam.
C.     Fungsi Lipid
            Lipid adalah salah dari empat kelas senyawa biokimia yang merupakan senyawa yang membentuk makhluk hidup dan melaksanakan proses kehidupan. (Tiga kelas lain dari senyawa biokimia adalah karbohidrat, protein dan asam nukleat). Makhluk hidup menggunakan lipid untuk menyimpan energy. Lipid juga merupakan komponen utama dari membrane sel pada makhluk hidup. 
1.      Melindungi organ penting
Fungsi lemak bagi tubuh, khususnya lemak sehat berfungsi sebagai bantalan atau melindungi organ vital dari semua jenis benturan atau trauma yang bias terjadi.
2.      Meningkatkan metabolisme tubuh
Menu diet yang dipenuhi dengan nutrisi seimbang seperti melibatkan lemak sehat akan membuat sistem metabolisme tubuh meningkat.
3.      Mengontrol gula darah
Konsumsi lemak sehat juga akan membantumu dalam mengontrol kadar gula darah dan mencegah dari serangan diabetes. Apalagi jika kamu memadukannya dengan konsumsi serat, biji-bijian, maupun protein.
4.      Meningkatkan kolesterol baik
Lemak sehat akan menurunkan kolesterol buruk dalam tubuhmu. Pastikan bahwa lemak sehat yang kamu konsumsi berasal dari makanan alami tanpa campuran bahan pengawet.
5.      Mengontrol rasa lapar
Lemak membantu kamu merasa kenyang, seperti yang sebelumnya dilaporkan. Kepadatan kalorinya, disetiap satu gram lemak memiliki sembilan kalori. Sedangkan satu gram karbohidrat atau protein memiliki empat kalori.
Artinya, lemak membantu kita merasakan puas setelah makan. Sehingga jika kita makan makanan rendah lemak akan membuat Kamu semakin lapar.
Lemak yang sehat butuh waktu lama untuk dicerna sehingga bisa membuat rasa kenyangmu bertahan dalam waktu yang lama pula. Sebaliknya lemak buruk yang ada dalam masakan kemasan seperti keripik atau makanan olahan akan membuatmu merasa lapar lagi dan lagi.
6.      Mengurangi risiko penyakit jantung
Dengan mengonsumsi lemak sehat, maka kesehatan jantung bisa terjaga dan bahkan mengurangi risiko penyakit jantung atau stroke hingga 80%.

D.    Bahaya Lipid
            Makanan yang dikonsumsi dapat mengandung dua jenis lemak, yaitu lemak tidak jenuh dan lemak jenuh. Lemak tidak jenuh merupakan lemak yang bermanfaat bagi kesehatan. Contohnya adalah lemak dari ikan dan tumbuh-tumbuhan. Sebaliknya, lemak jenuh merupakan lemak yang memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Sumbernya kebanyakan dari produk hewan.
Berdasarkan the American journal of clinical nutrition, asupan lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular (CVD), dan efek ini diperkirakan dimediasi terutama oleh peningkatan konsetrasi kolestrol LDL.
            Bahaya Lemak Trans terhadap Kesehatan
            Lemak trans menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah meningkat, serta menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).
            Penelitian menunjukan bahwa lemak trans buatan memiliki efek yang lebih buruk terhadap kesehatan dibandingkan lemak trans dari symber alami. Beberapa efek buruk dari lemak trans ini adalah :
1. Menyebabkan penyakit jantung koroner
LDL dan trigliserida yang meningkat dapat menumpuk dan membentuk plak di dalam pembuluh darah jantung. Kondisi ini membuat pembuluh darah tersebut menyempit, sehingga aliran darah ke jantung terhambat, dan lama kelamaan akan menyebabkan penyakit koroner.
2. Menyebabkan stroke
Selain penyakit jantung, asupan lemak trans berlebih juga bias meningkatkan risikoo terjadinya stroke. Stroke bisa terjadi bila plak yang terbentuk pada pembuluh darah terlepas, kemudian mengalir ke pembuluh darah otak dan mengakibatkan sumbatan.
Ketika hal ini terjadi, aliran darah yang mengirimkan oksigen ke jaringan otak akan terhambat, sehingga jaringan tersebut rusak atau mati. Akibatnya, terjadilah stroke. 

3. Memperburuk penyakit diabetes tipe 2
Sejauh ini, penelitian yang mengkaji kaitan antara lemak lemak trans dan penyakit diabetes masih belum menunjukan data yang konsisten. Namun, diketahui bahwa pola makan tinggi lemak jenuh dan lemak trans berkaitan dengan meningkatnya resistensi insulin dan naiknya kadar gula darah.
Hal ini dialami terutama oleh penderita obesitas dengan diabetes dan kolestrol tinggi. Pola makan yang kurang sehat, termasuk yang tinggi lemak trans, diduga dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh sehingga risisko diabetes turun meningkat.













BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari uraian yang telah diuraikan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Lipid adalah sekelompok senyawa non heterogen yang meliputi asam lemak dan turunannya, lemak netral (trigliserida), fosfolipid serta sterol. Lipid memiliki  arti lain sebagai  kelompok besar biomolekul dengan gugus fungsional karboksil (-COOH)  atau gugus ester (-COOR), yang tidak dapat larut dalam air, tapi larut dalam larutan non polar, seperti eter, aseton, bensin, karbon tetraklorida, dan lain sebagainya
2.      a. Klasifikasi Lipid : Lipid sederhana, Lipid Komplek dan Derivate Lipid
b. Jenis Lipidm : Asam lemak dan gliserida
3.   Manfaat lipid pangan yaitu :
a. Melindungi organ penting
b. Melindungi organ penting
c. Mengontrol gula darah
d. Meningkatkan kolesterol baik
e. Mengontrol rasa lapar
f. Mengurangi risiko penyakit jantung
4. Bahaya lipid
a.       Menyebabkan penyakit jantung koroner
b.      Menyebabkan stroke
c.       Memperburuk penyakit diabetes tipe 2

B.     Saran
            Sebaiknya penggunaaan makanan yang mengandung kadar lemak yang sangat tinggi sebaiknya dikurangi, hal ini dikarenakan ada beberapa jenis lemak tertentu seperti asam lemak jenuh, dan asam lemak tak jenuh-trans sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.



Daftar Pustaka

Ngill, Yohanes. 2010. Biokimia Dasar. Bandung : Rekayasa Sains.
Poedjiadi, Ana dkk. 2005. Dasar-Dasar Biokimia.Depok:Universitas Indonesia Press Terjemaahan dari buku Principles of Biochemistry. Lehninger, Albert dkk. Dasar-    Dasar Biokimia Jilid Jakarta:Erlangga