MAKALAH BIOKIMIA FARMASI
“MANFAAT
DAN BAHAYA LEMAK PANGAN (YANG DIKONSUMSI) BAGI TUBUH”

Dosen
: Dr. Prima Endang Susilo. M. Si
DISUSUN OLEH :
NAMA : SRIMULIANA
NIM : O1A1
19 051
KELAS : B
PROGRAM STUDI S1 FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS FARMASI
KENDARI
2020
Kata Pengantar
Assalamualaikum
wr.wb
Puji dan syukur marilah selalu kita haturkan atas
kehadirat Tyhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Biokimia yang membahas
tentang “Manfaat
Dan Bahaya Lemak Pangan (Yang Dikonsumsi) Bagi Tubuh”
Dalam penyusunan makalah ini tidak terlepas dari
bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu,penulis mengucapkan
terima kasih.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum
sempurna, maka saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan untuk
menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua dan
mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Kendari,
April 2020
Penulis
Daftar Pustaka
Cover.............................................................................................................................. i
Kata pengantar................................................................................................................ ii
Daftar
pustaka................................................................................................................ iii
BAB
I PENDAHULUAN............................................................................................. 1
A.
Latar Belakang.................................................................................................... 2
B.
Rumusan Masalah............................................................................................... 2
C.
Tujuan ................................................................................................................ 2
D.
Manfaat............................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................. 3
A.
Definisi dari
lipid................................................................................................ 3
B.
Klasifikasi dan
jenis lipid.................................................................................... 3
C.
fungsi lipid
pangan............................................................................................. 6
D.
Bagaimana bahaya lipid..................................................................................... 7
BAB III PENUTUP 9
A.
Kesimpulan
9
B.
Saran 9
Daftar
Pustaka................................................................................................................
10
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Lipid adalah nama suatu golongan senyawa
organik yang meliputi sejumlah senyawa yang terdapat di alam yang semuanya
dapat larut dalam pelarut-pelarut organik. Pelarut organik yang dimaksud adalah
pelarut organik nonpolar, seperti benzen, pentana, dietil eter, dan karbon
tetraklorida. Dengan pelarut-pelarut tersebut lipid dapat diekstraksi dari sel
dan jaringan tumbuhan ataupun hewan. Lipid didefinisikan sebagai senyawa yang
tak larut dalam air yang diekstrak dari organisme hidup menggunakan pelarut
yang kepolarannya lemah atau pelarut non polar. Definisi ini berdasarkan atas
sifat fisik, berlawanan dengan definisi protein, karbohidrat, maupun asam
nukleat yang berdasarkan atas struktur kimianya. Istilah lipid mencakup
berbagai macam kelompok senyawa yang berbeda-beda strukturnya. Seperti halnya
karbohidrat dan protein, lemak merupakan sumber energi bagi tubuh. Besarnya
energi yang dihasilkan per gram lemak adalah lebih besar dari energi yang
dihasilkan oleh 1 gram karbohidrat atau 1 gram protein. 1 gram lemak
menghasilkan 9 kalori (kal).Lemak dalam makanan merupakan campuran lemak
heterogen yang sebagian besar terdiri dari trigliserida. Triglesirida disebut
lemak jika pada suhu ruang berbentuk padatan, dan disebut minyak jika pada suhu
ruang berbentuk cairan. Triglesirida merupakan campuran asam-asam lemak,
biasanya dengan panjang rantai karbon sebanyak 12-22 dengan jumlah ikatan
rangkap dari 0-4. Dalam lemak makanan juga terdapat sejumlah kecil fosfolipid,
sfingolipid, kolesterol, dan fitosterol. Lemak yang akan dibicarakan disini
adalah lemak netral yang merupakan ester dari gliserol dan asam lemak. Gliserol
mempunyai 3 gugusan hidroksil dimana masing-masing akan mengikat 1 molekul asam
lemak yang disebut trigliserol. Lipid mengacu pada golongan senyawa hidrokarbon
alifatik nonpolar dan hidrofobik. Karena nonpolar, seperti alkohol, eter, atau
kloroform. Fungsi biologis terpenting lipid diantaranya untuk menyimpan energi,
sebagai komponen struktural membran sel, dan sebagai pensinyalan molekul.
Lipid merupakan
komponen yang memilik peranan biologis penting dalam yakni sebagai komponen
struktur membrane, lapisan pelindung pada beberapa jasad, bentuk energy
cadangan, sebagai lapisan pelindung, dan lain sebagainya ,oleh karena itu untuk
menggambarkan kegunaan dan fungsi lipid, dan segala aspeknya dibutuhkan
pengkajian yang ilmiah dan relevan. karna dari itulah pada makalah ini akan
diulas tentang tentang fungsi lipid, penggolongan lipid, reaksi-reaksi kimia
yang terjadi pada lipid, dan lain
sebagainya.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa definisi
dari lipid?
2.
Bagaimana
klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid?
3.
apa fungsi lipid
pangan?
4.
Bagaimana bahaya lipid?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui
definisi dari lipid
2
Untuk mengetahui
klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid
3
Untuk mengetahui
fungsi lipid pangan
4
Untuk mengetahui bahaya lipid
D.
Manfaat
1.
Untuk mengetahui
definisi dari lipid
2.
Untuk mengetahui
klasifikasi dan Jenis-Jenis lipid
3.
Untuk mengetahui
fungsi lipid pangan
4.
Untuk
mengetahui bahaya lipid
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Definisi Lipid
Lipid adalah sekelompok senyawa non heterogen yang
meliputi asam lemak dan turunannya, lemak netral (trigliserida), fosfolipid
serta sterol. Lipid memiliki arti lain
sebagai kelompok besar biomolekul dengan
gugus fungsional karboksil (-COOH) atau
gugus ester (-COOR), yang tidak dapat larut dalam air, tapi larut dalam larutan
non polar, seperti eter, aseton, bensin, karbon tetraklorida, dan lain
sebagainya. Lipid akan larut dalam
pelarut organik seperti aseton, alkohol, kloroform, eter, dan benzena. Lipid
dikelompokkan berdasarkan struktur dan karakteristik non polarnya
menjadi lemak (fat), lilin, fosfolipid, sfingolipid, glikolipid, eikosanoat,
steroid, lipoprotein, dan vitamin yang larut di dalam lemak. Beberapa jenis
lipid memiliki gugus polar dan non polar, sehingga lipid bersifat amfipatik
akan membentuk misel di dalam air.
Sifat yang dimiliki lipid diantaranya adalah sebagai
berikut:
1.
Hidrolisis dari
lipid akan menghasilkan asam lemak yang berperan pada metabolisme tumbuhan dan
hewan.
2.
Lipid tidak
larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik (benzena, eter,
aseton, kloroform, dan karbontetraklorida)
3.
Lipid mengandung
unsur-unsur karbon, hidrogen, oksigen. Beberapa jenis lipid juga memiliki kandungan
nitrogen dan fosfor
4.
Lipid tidak
mempunyai satuan yang berulang, tidak seperti karbohidrat dan protein
B.
Klasifikasi dan
Jenis-jeni Lipid
BLOOD
membagi Lipid dalam 3 golongan besar, yaitu :
1.
Lipid sederhana,
yaitu : ester asam lemak dengan berbagai alcohol.
a.
Lemak
(gliserida) : ester asam lemak dengan gliserol. Lemak yang berada dalam keadaan
cair dikenal sebagai minyak.
b.
Malam
(lilin=waxes) : ester asam lemak dengan alcohol tinggi biasanya monohidroksi
alcohol tinggi.
2.
Lipid Kompleks,
yaitu ester asam lemak yang mengandung gugus lain disamping alcohol dan asam
lemak.
a.
Fosfolipid :
kelompok lipid yang selain mengandung asam lemak dan alcohol, juga mengandung
residu asam fosfat. Lipid ini sering mempunyai basa yang mengandung nitrogen
dan sustituen lain, misalnya gliserofosfolipid, alcohol yang dimilikinya
gliserol, dan alcohol pada sfingofosfolipid adalah sfingosin.
b.
Glikolipid
(glikosfingolipid) : kelompok lipid yang mengandung asam lemak, sfingosin, dan
karbohidrat.
c.
Lipid kompleks
lain : contohnya : sulfolipid, aminolipid, dan lipoprotein.
3.
Derivate Lipid,
yaitu senyawa yang dihasilkan oleh proses hidrolisis lipid seperti asam lemak,
gliserol, dan sterol, aldehida lemak, vitamin larut lemak, dan hormone
Jenis-Jenis Lipid
1.
Asam lemak Asam
lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. Adapun rumus umum dari
asam lemak adalah: CH (CH ) COOH atau
C H -COOH Rentang ukuran dari asam lemak adalah C sampai dengan C . Ada
dua macam asam lemak yaitu:
a.
Asam lemak jenuh
( s a t u r a t e d f a t t y a c i d )
Asam lemak jenuh, yaitu
asam lemak yang semua ikatan atom karbon pada rantai karbonnya berupa ikatan
tunggal (jenuh). Contoh: asam laurat, asam palmitat, dan asam stearat.
b.
Asam lemak tak
jenuh ( u n s a t u r a t e d f a t t y a c i d )
Asam lemak tak jenuh,
yaitu asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada rantai karbonnya. Contoh:
asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.
Adapun rumus struktur dan rumus
molekul beberapa asam lemak dapat dilihat pada tabel:

2.
Gliserida
Terdiri atas gliserida netral dan fosfogliserida :
a.
Gliserida netral
(lemak netral) Gliserida netral adalah ester antara asam lemak dengan gliserol.
Fungsi dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak
atau minyak). Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1, 2 atau 3 asam lemak
yang tidak harus sama. Jika gliserol berikatan dengan 1 asam lemak disebut
monogliserida, jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika
berikatan dengan 3 asam lemak dinamakan trigliserida. Trigliserida merupakan
cadangan energi penting dari sumber lipid.
Lemak
dan minyak keduanya merupakan trigliserida. Adapun perbedaan sifat secara umum
dari keduanya adalah:

b.
Fosfogliserida
(fosfolipid) Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika
fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak. Penggunaan fosfogliserida
adalah:
1)
Sebagai komponen
penyusun membran sel
2)
Sebagi agen emulsi
c.
Lipid Kompleks
Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain. Contoh
penting dari lipid kompleks adalah lipoprotein dan glikolipid.
d.
N o n g l i s e
r i d a Lipid jenis ini tidak mengandung gliserol. Jadi asam lemak bergabung
dengan molekulmolekul non gliserol. Yang termasuk ke dalam jenis ini adalah sfingolipid,
steroid, kolesterol dan malam.
C.
Fungsi Lipid
Lipid adalah salah dari empat kelas
senyawa biokimia yang merupakan senyawa yang membentuk makhluk hidup dan
melaksanakan proses kehidupan. (Tiga kelas lain dari senyawa biokimia adalah
karbohidrat, protein dan asam nukleat). Makhluk hidup menggunakan lipid untuk
menyimpan energy. Lipid juga merupakan komponen utama dari membrane sel pada
makhluk hidup.
1. Melindungi organ penting
Fungsi lemak bagi tubuh, khususnya lemak sehat
berfungsi sebagai bantalan atau melindungi organ vital dari semua jenis
benturan atau trauma yang bias terjadi.
2. Meningkatkan metabolisme tubuh
Menu diet yang dipenuhi dengan nutrisi seimbang
seperti melibatkan lemak sehat akan membuat sistem metabolisme tubuh meningkat.
3. Mengontrol gula darah
Konsumsi lemak sehat juga akan membantumu dalam
mengontrol kadar gula darah dan mencegah dari serangan diabetes. Apalagi jika
kamu memadukannya dengan konsumsi serat, biji-bijian, maupun protein.
4. Meningkatkan kolesterol baik
Lemak sehat akan menurunkan kolesterol buruk dalam
tubuhmu. Pastikan bahwa lemak sehat yang kamu konsumsi berasal dari makanan
alami tanpa campuran bahan pengawet.
5. Mengontrol rasa lapar
Lemak membantu kamu merasa kenyang, seperti yang
sebelumnya dilaporkan. Kepadatan kalorinya, disetiap satu gram lemak memiliki
sembilan kalori. Sedangkan satu gram karbohidrat atau protein memiliki empat
kalori.
Artinya, lemak membantu kita merasakan puas setelah
makan. Sehingga jika kita makan makanan rendah lemak akan membuat Kamu semakin lapar.
Lemak yang sehat butuh waktu lama untuk dicerna
sehingga bisa membuat rasa kenyangmu bertahan dalam waktu yang lama pula.
Sebaliknya lemak buruk yang ada dalam masakan kemasan seperti keripik atau
makanan olahan akan membuatmu merasa lapar lagi dan lagi.
6. Mengurangi risiko penyakit jantung
Dengan mengonsumsi lemak sehat, maka kesehatan
jantung bisa terjaga dan bahkan mengurangi risiko penyakit jantung atau stroke
hingga 80%.
D.
Bahaya Lipid
Makanan yang dikonsumsi dapat
mengandung dua jenis lemak, yaitu lemak tidak jenuh dan lemak jenuh. Lemak
tidak jenuh merupakan lemak yang bermanfaat bagi kesehatan. Contohnya adalah
lemak dari ikan dan tumbuh-tumbuhan. Sebaliknya, lemak jenuh merupakan lemak
yang memiliki efek buruk terhadap kesehatan. Sumbernya kebanyakan dari produk
hewan.
Berdasarkan the American journal of clinical
nutrition, asupan lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan risiko
penyakit kardiovaskular (CVD), dan efek ini diperkirakan dimediasi terutama
oleh peningkatan konsetrasi kolestrol LDL.
Bahaya Lemak Trans terhadap Kesehatan
Lemak trans menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah
meningkat, serta menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).
Penelitian
menunjukan bahwa lemak trans buatan memiliki efek yang lebih buruk terhadap
kesehatan dibandingkan lemak trans dari symber alami. Beberapa efek buruk dari
lemak trans ini adalah :
1. Menyebabkan penyakit jantung koroner
LDL dan
trigliserida yang meningkat dapat menumpuk dan membentuk plak di dalam pembuluh
darah jantung. Kondisi ini membuat pembuluh darah tersebut menyempit, sehingga
aliran darah ke jantung terhambat, dan lama kelamaan akan menyebabkan penyakit
koroner.
2. Menyebabkan stroke
Selain penyakit jantung, asupan lemak
trans berlebih juga bias meningkatkan risikoo terjadinya stroke. Stroke bisa
terjadi bila plak yang terbentuk pada pembuluh darah terlepas, kemudian
mengalir ke pembuluh darah otak dan mengakibatkan sumbatan.
Ketika hal ini terjadi, aliran darah
yang mengirimkan oksigen ke jaringan otak akan terhambat, sehingga jaringan
tersebut rusak atau mati. Akibatnya, terjadilah stroke.
3. Memperburuk penyakit diabetes tipe 2
Sejauh ini, penelitian yang mengkaji
kaitan antara lemak lemak trans dan penyakit diabetes masih belum menunjukan
data yang konsisten. Namun, diketahui bahwa pola makan tinggi lemak jenuh dan
lemak trans berkaitan dengan meningkatnya resistensi insulin dan naiknya kadar
gula darah.
Hal ini dialami terutama oleh penderita
obesitas dengan diabetes dan kolestrol tinggi. Pola makan yang kurang sehat,
termasuk yang tinggi lemak trans, diduga dapat meningkatkan peradangan dalam
tubuh sehingga risisko diabetes turun meningkat.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari uraian yang
telah diuraikan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.
Lipid adalah
sekelompok senyawa non heterogen yang meliputi asam lemak dan turunannya, lemak
netral (trigliserida), fosfolipid serta sterol. Lipid memiliki arti lain sebagai kelompok besar biomolekul dengan gugus
fungsional karboksil (-COOH) atau gugus
ester (-COOR), yang tidak dapat larut dalam air, tapi larut dalam larutan non
polar, seperti eter, aseton, bensin, karbon tetraklorida, dan lain sebagainya
2.
a. Klasifikasi
Lipid : Lipid sederhana, Lipid Komplek dan Derivate Lipid
b.
Jenis Lipidm : Asam lemak dan gliserida
3. Manfaat
lipid pangan yaitu :
a.
Melindungi organ penting
b. Melindungi organ
penting
c. Mengontrol gula
darah
d. Meningkatkan
kolesterol baik
e. Mengontrol rasa
lapar
f. Mengurangi risiko
penyakit jantung
4. Bahaya lipid
a.
Menyebabkan penyakit jantung koroner
b. Menyebabkan stroke
c. Memperburuk penyakit diabetes tipe 2
B.
Saran
Sebaiknya
penggunaaan makanan yang mengandung kadar lemak yang sangat tinggi sebaiknya
dikurangi, hal ini dikarenakan ada beberapa jenis lemak tertentu seperti asam
lemak jenuh, dan asam lemak tak jenuh-trans sangat berbahaya bagi kesehatan
tubuh.
Daftar
Pustaka
Ngill, Yohanes.
2010. Biokimia Dasar. Bandung :
Rekayasa Sains.
Poedjiadi, Ana dkk.
2005. Dasar-Dasar Biokimia.Depok:Universitas
Indonesia Press Terjemaahan dari
buku Principles of Biochemistry. Lehninger, Albert dkk. Dasar- Dasar
Biokimia Jilid Jakarta:Erlangga
http://yoeselynwangi.blogspot.com/2017/08/klasifikasi-dan-jenis-jenis-lipid.html?m=1. Diakses pada tangga 7 April 2020 pukul 09.11
https://m.liputan6.com/health/read/3910759/fungsi-lemak-bagi-tubuh-dan-makanan-berlemak-yang-baik-untuk-kesehatan. Diakses pada tangga 7 April 2020 pukul 12.08
http://nandawidiananda.blogspot.com/2012/07/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html?m=1. Diakses
pada tangga 8 April 2020 pukul 20.20